Agama Dan Filsafat
Kalau filsafat ketemu sains, harmoni. Lahir "Filsafat Sains" Nah kalau Filsafat ketemu Agama? Ternyata filsafat selalu 'berantem' dengan agama. Itu dulu, kalau sekarang? Apa masih sama, filsafat dianggap 'pengganggu" agama?
Filsafat mulai di Yunani, hadir untuk mematahkan mitos terhadap para Dewa. Lantas redup setelah kedatangan kaisar Romawi Justinianus yang beragama kristen. Ia menutup semua kajian2 filsafat di Athena dan Aleksandria. Sikap kaisar lebih dikarenakan pengaruh doktrin gereja.
Masuk zaman renaissance, filsafat naik daun lagi. Eh, Pihak Gereja gak mau terima. Mereka bertindak kasar, mulai memberangus buku, memenjarakan para penulis sampai pada pengadilan berdarah (inquisition).
Pengadilan gereja, yang awalnya dibentuk Paus Gregorius IX itu, sepanjang sejarahnya tidak hanya menghukum kalangan filsuf, melainkan juga ilmuwan terkemuka Barat seperti Galileo Galilei yang temuannya dinilai bertentangan dengan doktrin gereja.
Galileo penemu Heliosentris dihukum seumur hidup sampai meninggal. Ada juga Nicolaus Copernicus, Giordano Bruno, Isaac Newton, Charles Darwin, Rene Descartes dan lainnya. Filsuf, pemikir dihukum, karena tidak punya hubungan baik dengan dominasi & dogmatisme Gereja.
Gereja anggap filsafat dan sains tidak cocok dengan agama. Bahkan jika pun dianggap perlu atau dibutuhkan, peran filsafat tidak lebih dari sekedar pembantu agama saja ( Ancilla Theologia). Sebuah kesalahan yang dibayar mahal oleh Gereja. Apa Gereja mengaku salah? Iya...
Akhirnya Vatikan merehabilitasi Galileo. Tahun 2012, Paus Benediktus memuji Galileo dan para ilmuwan karena telah membawa umat manusia makin mengagumi ciptaan Tuhan. Artinya pengakuan agama terhadap filsafat dan sains perlahan kembali mulai pulih.
Di Islam pun, filsafat mendapat tempat. Al-Kindi misalnya, berpendapat Agama dan Filsafat tidak bertentangan, tapi saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Kalau begitu, kenapa masih saja yang anggap filsafat itu sesat, bahkan kafir? Kita mundur jauh ke belakang...
Padahal Ibnu Rusyd sendiri bilang, Filsafat adalah ilmu dan obat yang paling ampuh menyembuhkan segala penyakit dogamatisme beragama, keberagamaan yang tidak kritis. Padahal, keberagamaan itu harusnya selalu mempertanyakan.
Komentar
Posting Komentar